dulu acap kau ajak aku, berlari kecil meniti pematang. bermukena menyunggi lipatan sajadah, menuju surau sudut desa.
dulu aku sering berandai kau menjadi ibu dari anak2-ku
lebih duapuluh warsa seharusnya cukup entuk melupa kamu.
andai tak terlihat olehku gadis cilik bermukena meniti pematang menyunggi lipatan sajadah menuju surau sudut desa. berjalan ceria didepan-mu. Ibunya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
MERDEKA
merdeka itu bukan wujud, tapi rasa. banyak yg hidup di sebuah (wujud) negri yg hampir 73 tahun merdeka, tapi tidak merasakan (rasa) kemerdek...
-
mak petungul!! saya persembahkan blogg ini untuk kalian semua. semoga bisa diambil manfaatnya. tapi, siapalah saya ini, dengan segala kerend...
-
Mak petungul!! para super hero pasti jarang (malah hampir ga ada) yang membeberkan jati diri mereka. walaupun saya bukan super hero -karena ...
-
mak petungul!! Itu yg di keluarin Doraemon dari 'kantong ajaib'-nya ketika dia dkk pengen pergi ke suatu tempat. Ternyata secara ngg...