12 August, 2009

SURAT CINTA

Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
bagai bunyi tambur yang gaib,
Dan angin mendesah
mengeluh dan mendesah,
Wahai, dik Narti,
aku cinta kepadamu !
Kutulis surat ini
kala langit menangis
dan dua ekor belibis
bercintaan dalam kolam
bagai dua anak nakal
jenaka dan manis
mengibaskan ekor
serta menggetarkan bulu-bulunya,
Wahai, dik Narti,
kupinang kau menjadi istriku !
Kaki-kaki hujan yang runcing
menyentuhkan ujungnya di bumi,
Kaki-kaki cinta yang tegas
bagai logam berat gemerlapan
menempuh ke muka
dan tak kan kunjung diundurkan
Selusin malaikat
telah turun
di kala hujan gerimis
Di muka kaca jendela
mereka berkaca dan mencuci rambutnya
untuk ke pesta
Wahai, dik Narti
dengan pakaian pengantin yang anggun
bunga-bunga serta keris keramat
aku ingin membimbingmu ke altar
untuk dikawinkan
Aku melamarmu,
Kau tahu dari dulu:
tiada lebih buruk
dan tiada lebih baik
dari yang lain...
penyair dari kehidupan sehari-hari,
orang yang bermula dari kata
kata yang bermula dari
kehidupan, pikir dan rasa
Semangat kehidupan yang kuat bagai berjuta-juta jarum alit
menusuki kulit langit:
kantong rejeki dan restu wingit
Lalu tumpahlah gerimis
Angin dan cinta
mendesah dalam gerimis.
Semangat cintaku yang kuat
bagai seribu tangan gaib
menyebarkan seribu jaring
menyergap hatimu
yang selalu tersenyum padaku
Engkau adalah putri duyung
tawananku
Putri duyung dengan
suara merdu lembut
bagai angin laut,
mendesahlah bagiku !
Angin mendesah
selalu mendesah
dengan ratapnya yang merdu.
Engkau adalah putri duyung
tergolek lemas
mengejap-ngejapkan matanya yang indah
dalam jaringku
Wahai, putri duyung,
aku menjaringmu
aku melamarmu
Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
kerna langit
gadis manja dan manis
menangis minta mainan.
Dua anak lelaki nakal
bersenda gurau dalam selokan
dan langit iri melihatnya
Wahai, Dik Narti
kuingin dikau
menjadi ibu anak-anakku !
~ W.S Rendra

Java App:
SNAPTU

kini kalian bisa ngecek status facebook/twitter, liat foto di picasa, baca berita, liat prakiraan cuaca (ini yg aku anggap asik) hanya dengan 1 aplikasi (skali login)..ringkas kan?

16 July, 2009

Kopdar Nimbuzzer Jatim

waa...rame yahhh?!!


nih dia wajah gembira temen-temen kita para nimbuzzer jatim pas lagi pada ngumpul di batu, malang.
makasi bwat id_666@nimbuzz.com yang dah mau ngirim gambar momen bahagia ini.
buat nimbuzzer daerah laen, kirim juga dong foto-foto kopdar kalian.
klik disini untuk foto yang lain (4 pic)

Java Games
3D Pedrosa GP

SENIMAN JALANAN (by: dea_sarute@yahoo.co.id)



mas pitik, numpang posting eah :-D, biz gak punya blog seh..
critanya gini, tadi siang lgi jalan, cuaca pekanbaru panas. pas lagi neduh (kan gak cuma pas hujan aja kita neduh), eh ada rombongan pengamen. Yang ini seru mas. kayak grup band gitu. Aku itung ada 10 orang personilnya.
peralatan mereka sederhana. Gitar elektrik lengkap ama sound system sederhana, gendang, gong, speaker TOA (itu lho, speaker masjid) buat vokalisnya, keyboard dll. pokoknya mantav.
yang mereka sajikan gak melulu musik, ada kuda lumpinya sgala. Durasi pertunjukan gak begitu lama, palingan 15 menit, habis tu mreka jalan lagi, memanggul sgala peralatan 'konser' mereka bwat nerusin 'tour' ngamen mreka. sempet juga kami nyawer.. Beberapa pengguna jalan yg lewat juga pada nyawer..
Salut bwat para seniman jalan tersebut.
Tu aja dulu mas, makasi dah ngijinin share di sini

Java App
Face Warp
aplikasi lucu, cocok bwat yg hobì narsis-narsisan wkakakaka!!

08 July, 2009

CONTRENG


mak petungul!!
dah lima hari entri ini cuma jadi draft, bis binung mau di isi apaan, soalnya aku gak paham apa-apa tentang pemilu dan politik.
Jadi maklum kalo postingnya singkat.
Foto di atas mungkin hanya kenangan..
kenangan di mana tiap lima taun skali kita di minta peran buat nentuin nasib bangsa ini
aku cuma pengen, semoga pesta demokrari kmaren bisa memberi hasil yang terbaik untuk negri kita.

Java App:
MESSMO

RAMBU ANEH


mungkin biar gampang ngitung populasi anak-anak tiap kilometer-nya kwakwakwakwak!
umpama panjang jalan-nya 3 km, brarti kan ada 45 anak di situ. ya kan?


Java App:
FILELOCK

aplikasi untuk mengkunci semua jenis file. sudah saya coba di SE w300i saya dan bebera SE lain milik teman-teman.
untuk merek lain,
saya belum coba.
satu kelemahan dari aplikasi, file yg 'terkunci' masih bisa terbaca di NOKIA (uji coba menggunakan NOKIA 3110c )

26 May, 2009

Berrrrr..!!!

Mak petungul!
iklan kola nomor satu dunia ini mengingatkan saya dengan kenangan indah masa kecil saya, masa di mana saya masih berstatus pelajar 'putih-biru'.
Dari kecil saya ikut mbah saya. Waktu itu saya inget betul uang jajan Rp 200. Dan saya inget betul saya harus bisa memanage budget segitu.
Opsi pembelanjaan waktu itu:
1. Uang 200 buat ongkos ke sekolah pulang-pergi (ongkos angkot waktu itu Rp 100 bwat pelajar) jadi kalo milih opsi ini, gak ada acara jajan.
2. Brangkat + pulang naek sepeda. Nha ini baru bisa shoping!
Nha, ada satu cerita dimana saya rela ambil opsi ke-2 plus nahan napsu jajan. Critanya gini, seperti biasa sehabis pulang sekolah plus makan siang, saya ikut 'angon' ama anak-anak kampung sebelah komplek perumahan. Jujur saya ngrasa asik sama mereka. Sebenarnya mereka bisa saja moderen, tapi cuma belum dapat kesempatan aja.
Pas lagi asik tiduran dekat sendang ada yg nanya gini
"tik, pernah minum coca-cola"
Saya cuma ngangguk pelan,agak nggak yakin gitu, soalnya seinget saya waktu itu, pernah sih minum itu, tapi kembulan
"kayak apa rasanya tik?"
"air sabun" jawab saya gak yakin juga, soalnya dah lupa karena minum-nya joinan. Yang penting ngejar 'gagah' ama biar glegek-en.
Ya, sebotol cola dulu begitu mewah buat saya.
"bikin mendhem tik?" tanya yang laen-nya. Lugu.
"enggaklah, lha wong halal kok"
Obrolan itu pun berhenti. Singkat. Bikin penasaran mereka. Dan karena nggak tega ngliat mereka penasaran, saya jadi punya tekat buat 'nraktir' mereka minum cola.
Alhasil, selama beberapa hari saya bela-belain ngonthel ma 'puasa' demi ngasih mreka surprise.
Pas hari 'H', di tepi sendang, di tengah rutinitas angon, saya panggi mereka buat ngicipi globalisasi. Menikmati secuil kemewahan. Dan mendekat beberapa jarak pada moderenitas! (Halah, bahasa-nya!)
Alhasil dengan antusias merekapun berkumpul. Blaik! Jumlah kepala yang pingin 'bikin sejarah' gak taunya melebihi kapasitas! Jelan gak sebanding dengan coca-cola yang cuma sebotol!
Buat ngakali, kepaksa saya improf dikit. Saya suruh mreka ambil teko plastik, diisi air minum. Ada juga yang saya suruh minta es batu ke bu fitri yang jualan dhawet. Abis itu..di campur deh!
"oalah, kayak bikin sirup to,tik?"
"he-eh" jawab saya asal. Nyuwun sewu Gusti, kepeksa ngapusi.
Tapi untung mereka nggak ngrasa di kibuli. Soalnya emang terbukti, rasanya kayak air sabun! Mumpluk!
Duh Gusti, kalo inget.

java app:
mobileTar

aplikasi peng-edit theme.untuk sonyeric

25 May, 2009

Ulama Jatim Akan Fatwakan Facebook (Yuni Herlina Sinambela - Okezone)

SURABAYA- Menjalin pertemanan dalam dunia maya dengan memanfaatkan sarana jejaring sosial, seperti Facebook semakin marak. Namun para ulama di Jawa Timur disebut-sebut berencana akan memfatwakan Facebook.
Berdasarkan data internal yang dimiliki lembaga Independen pusat operasional Facebook, Palo Alto California, Amerika Serikat menyebutkan dari 235 juta masyarakat Indonesia, sekira 813.000 pengguna Facebook.
Melejitnya para pengguna Facebook di Indonesia ini menyulut kekhawatiran sekira 700 tokoh muslim di Surabaya, Jawa Timur untuk segera mengeluarkan fatwa terhadap Facebook. Mereka menilai menjamurnya jejaring sosial tersebut dirasa akan memberikan dampak negatif bagi umat Muslim di Indonesia, dan dapat digunakan untuk transaksi seks terselubung.
"Para tokoh muslim atau Imam di Indonesia berpandangan sebaiknya ada fatwa atau batasan aturan dalam jejaring sosial maya, di mana dalam pandangan mereka pergaulan terbuka mampu mengundang birahi atau hasrat yang di dalam ajaran Islam diharamkan," ujar juru bicara Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur Nabil Haroen seperti dilansir Associated Press, Jumat (22/5/2009).
Sesuai ajaran muslim, cara mengantisipasi dari hal yang tidak diinginkan, pihak pesantren masih memperbolehkan para siswanya terdaftar sebagai pengguna Facebook, namun dengan batasan penyaringan dari situs yang berbau porno atau yang mengundang syahwat birahi.
Senada dengan Nabil, anggota Majelis Ulama Indonesia Amidhan mengatakan, dengan bertambahnya pengguna Facebook memungkinkan peluang terbukanya pembicaraan pornografi, dan meningkatnya tingkat perselingkuhan di Indonesia yang tidak sesuai dengan ajaran budaya timur.
Sementara itu, menanggapi kontroversi keberadaan Facebook, juru bicara Facebook Debbie Frost menyatakan, keberadaan situs pertemanan itu adalah jejaring sosial maya yang memudahkan para penggunanya untuk selalu berkomunikasi dan berhubungan satu sama lain, dalam agenda yang positif.

java game:
CounterAttack

MERDEKA

merdeka itu bukan wujud, tapi rasa. banyak yg hidup di sebuah (wujud) negri yg hampir 73 tahun merdeka, tapi tidak merasakan (rasa) kemerdek...